Kolonodale – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pengawasan obat dan makanan yang efektif demi melindungi kesehatan masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi dan koordinasi Kepala BBPOM di Palu, Musthofa Anwari, bersama Bupati Morowali Utara di Kantor Bupati Morowali Utara, Selasa (11/08/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret dalam menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 700/6206/SJ tentang Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan. Melalui koordinasi ini, BBPOM di Palu dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara membahas penguatan peran pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan dan pengawasan obat dan makanan di wilayah Morowali Utara.
Selain penguatan pengawasan, audiensi juga membahas pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) sebagai upaya membangun ekosistem keamanan pangan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Program tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat serta pelaku usaha dalam menyediakan dan memilih pangan yang aman, bermutu, dan sesuai ketentuan.
Isu Antimicrobial Resistance (AMR) atau resistensi antimikroba turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Koordinasi lintas sektor diperlukan untuk mendukung upaya pengendalian dan penanganan AMR, khususnya melalui penggunaan antimikroba secara bijak dan sesuai ketentuan.
Bupati Morowali Utara menyambut baik kolaborasi yang dibangun bersama BBPOM di Palu. Sinergi ini diharapkan dapat semakin memperkuat pembinaan dan pengawasan obat dan makanan sekaligus mendukung terciptanya perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Morowali