Revolusi Mental Dalam Optimalisasi Kinerja Balai POM di Palu

15-07-2015 Dilihat 1890 kali

Bulan ramadhan bagi umat islam merupakan sarana latihan untuk mengembangkan diri. Diantara hikmah paling penting ibadah puasa adalah pencucian atau peningkatan kualitas diri. Puasa diharapkan dapat meninggikan jiwa dan mentalitas manusia yang benar-benar tunduk dan menghambakan diri hanya kepada Allah.  

Sejalan dengan hal tersebut, sangatlah tepat memamfaatkan momen ramadhan ini untuk melakukan revolusi mental sebagai agenda nasional Pemerintah Bapak Joko Widodo dan Yusuf Kalla, Presiden dan Wakil Presiden RI. Untuk mendukung terwujudnya agenda nasional tersebut, sesuai dengan instruksi Sestama Badan POM RI, setiap unit kerja dilingkungan Badan POM harus melaksanakan Sosialisasi Revolusi Mental Badan POM dalam optimalilasi kinerja Pengawas Obat dan Makanan yang di buka oleh Dra. Nuraeni, Apt. selaku Kasi Tata Usaha Balai POM di Palu dan dipresentasikan Oleh Kepala Balai POM di Palu Drs. Safriansyah, Apt., M.Kes. Pada hari selasa, 14 Juli 2015 di Aula Balai POM di Palu

Paparan yang disampaikan anatara lain tiga proses pembelajaran manusia Indonesia yakni meninggalkan paradigma lama yang tidak relevan dan mempelajari serta mempraktekan paradigma baru, dimana masyarakat saaat ini semakain berpendidikan kritis serta lebih mengetahui hak-haknya untuk mendapatkan pelayanan publikyang berkualitas.

 

Balai POM Palu

Sarana