Tolitoli, 26 Juli 2025 — Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Palu melaksanakan koordinasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Tolitoli guna memperkuat pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan, khususnya sediaan farmasi dan pangan olahan di wilayah tersebut.
Kepala Balai POM di Palu, Mardianto, memimpin pertemuan ini dengan membahas berbagai agenda penting, antara lain pengawalan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik, penerapan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) di Instalasi Farmasi Pemerintah, serta pembaruan Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan dalam rangka mendukung Program Kabupaten Pangan Aman.
Isu resistensi antimikroba (AMR) yang menjadi perhatian global juga menjadi topik utama dalam diskusi, termasuk sinergi dalam pengawalan program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan proses penilaian Kabupaten Pangan Aman.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli, Moh. Nasir DG Marumu bersama Kepala Bidang Kesehatan, Iswandi Alinouk, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan sinergi lintas sektor. Langkah ini dinilai strategis dalam upaya perlindungan masyarakat dari risiko produk obat dan makanan yang tidak memenuhi standar keamanan, mutu, dan manfaat.
Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat sistem pengawasan yang efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Tolitoli demi kesehatan masyarakat yang lebih terjamin.