Pantauan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya oleh Tim Pengawasan Terpadu

04-07-2015 Dilihat 2219 kali

Pasar Inpres Manonda Palu adalah Pasar yang telah diintervensi Balai POM Palu sejak 2 tahun yang lalu dalam program Pasar Aman dari Bahan Berbahya. Perdagangan di pasar induk ini seperti juga pasar-pasar tradisioanal lainnya selama bulan Ramadhan terjadi peningkatan aktivitas jual beli khusus nya komoditi pangan.

 

Agar masyarakat terlindungi dari pangan yang tidak aman, terutama  terhadap trend penggunaan bahan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam pangan, Tim Terpadu yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan serta Badan Ketahanan Pangan Kota Palu melakukan inspeksi bersama disertai sampling terhadap bahan pokok seperti ikan segar. Ikan kering, ayam potong, tahu, mie basah serta kolang kaling yang berpotensi menggunakan pengawet formalin.

 

Sebanyak 17 (tujuh belas) sampel yang diuji di lab keliling Balai POM Palu tidak ditemukan kandungan formalin dalam bahan pokok  tersebut. Selain di Pasar Inpres, secara terpisah juga dilakukan sampling di Pasar Tua (Bambaru) terhadap komoditi pangan sejenis sebanyak 11 (sebelas) sampel dengan hasil uji juga tidak ditemukan kandungan formalin.

 

Dari hasil pengawasan tersebut, serta hasil interview dengan beberapa pedagang pasar mengisaratkan bahwa pelaku usaha sudah semakin sadar dan patuh terhadap aturan yang berlaku serta memahami risiko penggunaan bahan berbahaya tersebut bagi kesehatan.

 

Balai POM di Palu

Sarana