Pada hari kedua kunjungan kerja Anggota DPR Komisi IX di Sulawesi Tengah, Balai POM di Palu menjadi salah satu Instansi yang di kunjungi. Agenda kunjungan di Balai POM di Palu yang dipimpin oleh ketua tim komisi IX H. Syamsul Bachri S., MSc. di awali dengan peninjauan laboratorium dan sarana prasana yang ada di Balai POM di Palu. Selanjutnya diikuti dengan pertemuan Anggota Dewan dengan pegawai di Balai POM di Palu dan tamu undangan yang berasal dari Instansi mitra kerja komisi IX DPR RI.
Dalam kesempatan ini, Kepala Balai di Palu memaparkan Laporan Ringkas Hasil Pengawasan Obat dan Makanan di Sulawesi Tengah Tahun 2014 yang berisi tentang cakupan pengawasan terhadap sarana produksi dan distribusi, ruang lingkup pengujian laboratorium dan temuan cemaran mikroba pada produk pangan olahan khususnya PJAS yang masih tinggi.
Beberapa permasalahan yang dihadapi Balai POM di Palu diantaranya keterbatasan jumlah SDM, dan luas serta kondisi geografis wilayah kerja yang cukup sulit dijangkau, keterbatasan analis dan instrumen laboratorium pengujian. Dibidang keamanan pangan, permasalah yang menonjol adalah kurangnya pengetahuan khususnya produsen mengenai proses produksi yang memenuhi ketentuan hygiene dan sanitasi serta ketidaktaatan dalam proses produksi terkait Cara Produksi Pangan Yang Baik (CPPB) yang berkorelasi dengan tingginya persentase temuan cemaran mikroba pada pangan olahan.
Setelah pemaparan, Anggota Komisi IX memberikan pertanyaan terkait hubungan kerjasama antara Balai POM di Palu dengan MUI dalam rangka sertifikasi halal serta bagaimana langkah Balai POM di Palu untuk mengatasi hambatan keterbatasan alat dan SDM. Selain pertanyaan, Anggota Dewan Komsi IX Dapil Sulawesi Tengah dr. Verna Inkiriwang sangat mengapresiasi pekerjaan yang selama ini telah dilaksanakan oleh Balai POM di Palu yang telah bekerja keras dan bersungguh sungguh melaksanakan pengawasan obat dan makanan dan Beliau berusaha untuk menjembatani terbentuknya POS POM di Kota Luwuk Kabupaten Banggai sebagai salah satu langkah untuk mendekatkan dan mengintensifkan pengawasan di beberapa kabupaten terjauh dari ibukota provinsi.
Kepala Balai POM di Palu memberikan jawaban dan menerima saran dan masukan yang diberikan dalam rangka meningkatkan pengawasan di daerah Sulawesi Tengah. Diakhir acara Anggota dewan mengapresiasi apa yang telah disampaikan oleh Kepala Balai POM di Palu dan akan berupaya membantu terwujudnya harapan yang telah di paparkan Kepala Balai POM di Palu.
Balai POM di Palu