BPOM di Palu Dukung Peningkatan Keamanan Pangan melalui Kursus Penjamah Pangan bagi UMKM

08-01-2026 Umum Dilihat 89 kali

Palu, 8 Januari 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palu berpartisipasi aktif dalam kegiatan Kursus Penjamah Pangan yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Cabang Persatuan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Kota Palu. Kegiatan yang berlangsung di Kedai Afifah ini diikuti oleh 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pelaku usaha dalam menerapkan prinsip keamanan pangan.

Kursus secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Rohmat. Kegiatan ini menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bentuk pemenuhan standar higiene dan sanitasi dalam pengelolaan pangan.

Dalam kesempatan tersebut, BPOM di Palu menyampaikan materi mengenai keamanan pangan, meliputi pentingnya penerapan cara penanganan pangan yang baik untuk mencegah cemaran biologis, kimia, maupun fisik yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman pelaku usaha agar senantiasa menghasilkan pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi.

Selain materi dari BPOM di Palu, peserta juga memperoleh pembekalan dari Dinas Kesehatan Kota Palu dan HAKLI Kota Palu mengenai kebijakan keamanan pangan, higiene perseorangan, tata cara pencucian dan penyimpanan peralatan, pemeliharaan lingkungan kerja, serta pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit. Berbagai materi tersebut menjadi bekal penting bagi pelaku usaha dalam menerapkan praktik higiene dan sanitasi yang sesuai dengan ketentuan.

Melalui kegiatan ini, BPOM di Palu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, dan para pelaku usaha dalam meningkatkan budaya keamanan pangan. Diharapkan, para pelaku UMKM dapat menerapkan prinsip higiene dan sanitasi secara konsisten sehingga mampu menghasilkan pangan yang aman, bermutu, dan berdaya saing, sekaligus memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

Sarana