Permasalahan keamanan pangan atau potensi resiko dapat terjadi di setiap mata rantai pangan, sehingga upaya agar pangan tetap aman dan bermutu hendaknya dilakukan secara komperhensif dan terus menerus. Pembangunan keamanan pangan dapat dimulai dari individu, keluarga hingga masyarakat. Hal inilah yang melatarbelakangi munculnya program keamanan pangan desa yang bertujuan untuk meningkatkan awareness keamanan pangan di komunitas desa / kelurahan dan produsen pangan.
Pembentukan kader sangat penting sebagai penggerak di komunitas desa / kelurahan. Balai POM di Palu pada tanggal 4-5 Juni 2015 mengadakan Bimtek Kader Gerakan Keamanan Pangan Desa. Peserta berasal dari 3 kelurahan yaitu kelurahan Talise, Tatura Utara dan Kamonji. Kader yang di Bimtek sebanyak 51 orang yang terdiri dari kader PKK, Kader Guru, Kader Karang Taruna dan Kader PKP/DFI yang berasal dari Dinas Kesehatan Kota Palu dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.
Narasumber kegiatan ini berasal dari Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan Badan POM RI dan Balai POM di Palu. Metode pelaksanaan Bimtek terdiri dari presentasi, Diskusi dan demonstrasi. Pada kesempatan ini juga, kader pun diberi kesempatan untuk berlatih menjadi narasumber karena kedepannya kaderlah yang akan menjadi pembicara dalam bimtek komunitas di kelurahan masing masing.
Ketiga kelurahan yang diundang menyambut baik adanya program ini dan berharap kegiatan ini menjadi awal dari terbentuknya desa / kelurahan sehat dan aman.
Balai POM di Palu