BBPOM di Palu Dorong Pembudayaan Keamanan Pangan di Lingkungan Sekolah

12-05-2026 Umum Dilihat 70 kali

SIGI (12/05/2026) — Sebagai upaya meningkatkan keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di lingkungan sekolah, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan bagi Kader Keamanan Pangan Sekolah di Kabupaten Sigi.

Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru dari sejumlah sekolah, serta perwaklan puskesmas di Kabupaten Sigi dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan peran sekolah dalam mewujudkan lingkungan pangan yang aman, sehat, dan layak konsumsi bagi peserta didik.

Dalam sambutannya, Abd.  Latief D. Saingat Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi menyampaikan bahwa kepala sekolah dan dewan guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan sehat bagi peserta didik. Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang membina dan mengawasi tumbuh kembang serta pembentukan karakter anak selama berada di lingkungan sekolah sebagai pengganti orang tua. Oleh karena itu, para pendidik diharapkan mampu menjadi penggerak dalam menciptakan budaya keamanan pangan di sekolah masing-masing.

Pada kegiatan tersebut, petugas BBPOM di Palu, Iis Febriyani, menyampaikan materi mengenai Kebijakan Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan serta 5 Kunci Keamanan Pangan untuk Memilih Pangan. Selanjutnya, materi mengenai peran Kader Keamanan Pangan Sekolah (KPS) dipaparkan oleh Lidya Santiara. Melalui kegiatan ini, pimpinan sekolah dan guru penggerak yang hadir diharapkan dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan pangan di lingkungan sekolah, termasuk terhadap penjual makanan di luar area sekolah, guna memastikan pangan yang dikonsumsi siswa aman, bermutu, dan layak konsumsi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BBPOM di Palu berharap kesadaran dan komitmen seluruh pihak di lingkungan sekolah terhadap pentingnya keamanan pangan dapat terus meningkat sehingga tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan terlindungi dari risiko pangan yang tidak aman.

Sarana