Mengawali Bulan Ramadan, Balai POM di Palu Intensifkan Pengawasan Takjil di Pasar Ramadan

20-02-2026 Umum Dilihat 54 kali

Palu (19/02/2026) – Dalam rangka memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat selama bulan puasa aman dan bebas dari bahan berbahaya, Balai POM di Palu kembali melaksanakan pengawasan takjil pada hari pertama Ramadan 1447 H/2026 M. Kegiatan ini dilakukan di Pasar Ramadan yang berlokasi di area Kantor Wali Kota Palu dengan menyasar berbagai produk pangan yang dijual kepada masyarakat.

Petugas melakukan pengambilan sampel pangan olahan untuk diuji menggunakan Rapid Test Kit dengan parameter Methanyl Yellow, Rhodamin B, Formalin, Boraks, dan Nitrit. Jenis sampel yang diperiksa meliputi minuman dan es, puding serta kue tradisional, batagor, pentol, empek-empek, hingga keripik. Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel negatif mengandung bahan berbahaya sesuai parameter yang diuji. Temuan ini memberikan kepastian bahwa takjil yang dijual di Pasar Ramadan tersebut aman untuk dikonsumsi.

Selain melakukan pengujian, petugas juga melaksanakan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada pedagang dan pengunjung. Materi yang disampaikan mencakup bahaya penggunaan bahan kimia terlarang dalam pangan, penerapan 5 Kunci Keamanan Pangan, serta pentingnya Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli produk.

Kepala Balai POM di Palu, Mardianto, menegaskan, “Pemeriksaan ini dalam rangka mengawal keamanan pangan yang dilaksanakan menjelang Ramadan, selama Ramadan, dan menjelang Idulfitri.” Ia menambahkan bahwa pengawasan pangan olahan dilakukan secara intensif dari hulu hingga hilir, mulai dari importir, distributor, hingga ritel dan pembuat parsel, serta melibatkan lintas sektor sebagai bagian dari pengawalan terpadu keamanan pangan selama periode hari besar keagamaan.

Sarana