Palu – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu menyelenggarakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema “Bijak Memilih Jamu yang Aman Dikonsumsi” di Aula Posintomu Kantor BBPOM di Palu, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Jamu Nasional 2026 sekaligus rangkaian kegiatan Pekan Jamu 2026 yang diselenggarakan oleh Badan POM.
Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa farmasi dari Akademi Farmasi Pelita Mas Palu, Akademi Farmasi Tadulako Farma Palu, dan Akademi Farmasi Bina Farmasi Palu. Melalui kegiatan ini, BBPOM di Palu berupaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya memilih dan mengonsumsi jamu yang aman, bermutu, dan berizin edar.
Kepala BBPOM di Palu, Mardianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jamu merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai strategis tidak hanya dari aspek kesehatan, tetapi juga ekonomi dan sosial budaya. Oleh karena itu, keamanan, mutu, dan khasiat produk jamu harus dijaga melalui peran aktif seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat sebagai konsumen.
“Jamu yang beredar di masyarakat harus terjamin keamanan, mutu, dan khasiatnya. Masyarakat juga perlu menjadi konsumen yang cerdas dengan memastikan produk yang digunakan memenuhi ketentuan dan memiliki izin edar BPOM,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai peredaran obat bahan alam di Indonesia, bahaya penggunaan Bahan Kimia Obat (BKO) yang dicampurkan ke dalam jamu, serta cara mengenali produk jamu yang aman melalui prinsip Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa (Cek KLIK). Materi ini diberikan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengenali dan menghindari produk jamu yang tidak memenuhi ketentuan.
Kegiatan KIE kemudian dirangkaikan dengan Kick-Off Pekan Jamu 2026 yang diikuti secara daring oleh seluruh peserta dan pegawai BBPOM di Palu. Acara pembukaan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan POM RI, Taruna Ikrar, dengan mengusung tema “Menjamu Masa Depan dengan Jamu”.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta dan pegawai BBPOM di Palu melakukan minum jamu bersama. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen untuk melestarikan budaya minum jamu sebagai warisan budaya bangsa sekaligus mendorong pemanfaatan jamu yang aman, berkhasiat, dan bermutu sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia.